Notice: Undefined index: lang in /var/www/html/winproperties.co.id/index.php on line 19
Win Properties
27 November 2014
Konferensi Real Estate Lamudi 2014: Masa Depan Real Estate Di Indonesia
Jakarta, 27 November 2014: Bertempat di Balai Kartini, Jakarta, pada hari Rabu (26/11) kemarin, portal properti global, Lamudi mengadakan konferensi pertamanya yang berjudul: The Future of Real Estate in Emerging Markets. Konferensi ini merupakan rangkaian dari diterbitkannya laporan tahunan pertama Lamudi. Laporanini, menyediakan ulasan komprehensif sektor properti di 16 negara berkembang, termasuk Indonesia, yang didasarkan pada serangkaian survei terhadap para broker properti dan agen real estate di tiap negara, dan tentunya data dari jaringan global situs Lamudi.

Survei ini juga mengungkapkan kalau transaksi jual-beli real estate kini semakin beralih ke konsep e-commerce atau jual-beli online, dengan 96 persen agen menyatakan kalau internet kini menjadi medium paling banyak digunakan untuk jual, beli, dan sewa real estate. Tiga per empat agen mengatakan kalau mereka mengiklankan properti mereka secara online dibandingkan dengan hanya 14 persen yang menggunakan koran dan tiga persen menggunakan majalah untuk beriklan.

Co-Founder Lamudi Global, Kian Moini, mengatakan, "Kesimpulan yang kami dapatkan dari riset kami ialah masa depan pasar properti di Indonesia sangat lah cerah."

Survei kedua yang melibatkan para konsumen Lamudi menyoroti perilaku berburu properti diantara para pembeli dan penyewa. Survei ini mengungkapkan bahwa memiliki properti adalah prioritas bagi banyak orang Indonesia, diwakili dengan 95% penyewa menyatakan kalau mereka menabung untuk membeli rumah. Survei ini juga mengungkap bahwa orang Indonesia yang tinggal sendiri sangat sedikit, dengan mayoritas responden tinggal dengan pasangan (56,1%) atau dengan orang tua mereka (29,8%).

Tiap negara yang menjadi objek survei menawarkan wawancara mendalam dengan sejumlah tokoh penting di industri properti lokal. Di Indonesia, Presiden Direktur Summarecon, Johanes Mardjuki, membahas prospek pasar real estate, yang menjadi sektor dengan pemasukan menengah besar sebagai peluang bisnis terdepan untuk sektor properti.

"Di Jakarta, peluang pertumbuhan properti sangat kecil. Namun, di kawasan penyangga Jakarta, peluangnya sangat besar, seperti Bekasi dan Bogor. Selain itu, kami juga melihat potensi di kota-kota besar lainnya seperti Medan dan Balikpapan, dan tentunya kami terus mencari peluang pertumbuhan di luar Jawa," ujar Mr. Mardjuki.

Dalam acara konferensinya sendiri, 4 pembicara yang hadir membahas kondisi dunia real estate dari bidangnya masing-masing. Pembicara tersebut adalah Karan Khetan, Co-Founder dan Managing Director dari Lamudi Indonesia, yang menyampaikan presentasinya tentang prediksi perkembangan real estate di Indonesia pada tahun mendatang.

Sebastian Tobing, CFA, Head of Research dari Trimegah Securities, menyampaikan bagaimana trend terakhir properti di Indonesia dari pandangan ekuitas. Sementara Amrit Lakhiani, Chief Executive Officer dari Win Properties menerangkan peran developer menengah di industri pembangunan properti.

Yang terakhir dan tak kalah menarik ada juga Ismanto, dari Telkom Smarthome Technology yang memperkenalkan kehadiran teknologi masa depan bagi rumah Anda. Acara yang berlangsung selama 3 jam tersebut, juga disertai oleh diskusi panel yang membuka kesempatan bagi para hadirin untuk mencari informasi lebih lanjut tentang kondisi real estate langsung kepada para pakarnya.

Laporan lengkap ditampilkan dengan format online yang mudah dibaca dan tersedia di alamat situswww.lamudi.co.id/research.

Tentang Lamudi

Didirikan pada tahun 2013, Lamudi adalah portal properti global yang berfokus pada negara-negara berkembang. Portal yang berkembang sangat epsat ini kini tersedia di 28 negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin dengan portofolio lebih dari 700.000 di seluruh jaringan globalnya. Portal jual-beli dan sewa real estate ini menjadi platform yang aman dan mudah digunakan bagi para pembeli, penjual, pemilik tanah, dan penyewa untuk menemukan atau mendaftarkan properti secara online.